Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2014

Cerita Pelayanan #7: Children's Dancers

Gambar
The saturday routine schedule lately, being an assistant of children's dancer at church. H-1 Performance Anak-anak mengeluh lelah karena terus-terusan mengulang gerakan dan sebagainya. Lalu akhirnya terjadilah percakapan berikut: "Kalian nari buat siapa?" "Buat Pak Alex (Gembala Gereja)", celetuk satu anak. (antara mau ketawa dan kaget) *nanya lagi* "Kalian nari buat siapa?" "Tuhan..." "Mau ngga Tuhan-nya malu kalau besok tampilnya jelek? *semua menggelengkan kepala* "Good, yuk latihan lagi." Dan akhrinya mereka semangat latihan lagi sampai akhir jam latihan. Sepulangnya dari sana, di kepala saya terus menerus mengulangkan lagu "Jangan Lelah." Jangan lelah.. Bekerja di ladang-Nya Tuhan.. Roh Kudus yang bri kekuatan... Dan saya percaya sekali bahwa Roh Kudus turut bekerja dalam setiap hati, pikiran, dan gerakan anak-anak itu :D

When You Are Angry

Gambar
"...Let every person be quick to hear, slow to respon, and slow to anger." (James 1:19 ESV)

Ilustrasi Kehidupan

Gambar
Bapak ini nyetir motor sambil membawa ban besar yang pastinya berat. Tak heran laju motornya terhitung lambat. Kadang hidup kita sama seperti itu.  Tuhan izinkan cobaan berat melanda kita. Tapi ingat nas Alkitab dalam Filipi 4:13 yang menuliskan "semua perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku." Langkah kita mungkin lambat, apalagi bila dibandingkan dengan orang lain.  Namun percayalah Tuhan akan membuat kita sampai di garis akhir tepat pada waktu-Nya. Karena Dia (yang paling) tahu batas kemampuan kita dan cobaan yang datang tidak akan melampaui itu. Stay strong!

Movie Review: Are We Done Yet?

Gambar
Pernah nonton Are We Done Yet? Beberapa waktu silam, saya menonton video ini dan mendapatkan sebuah pemahaman luar biasa. Film ini mengisahkan sebuah rumah yang dibeli oleh seorang pria beserta keluarganya. Sayangnya setelah dibeli, si pria dan keluarga ini baru mengetahui bahaw ternyata rumah tersebut memerlukan banyak sekali perbaikan di sana-sini. Si pria lantas menyalahkan si makelar rumah. Tapi si makelar rumah menjawab: "Rumah ini sekarang memang hancur. Tapi saat rumah ini selesai dibangun kembali, ia akan menjadi sebuah rumah yang sempurna." Pernah mengalami hal yang sama? Suatu saat Tuhan datang dalam hidupmu dan kamu merasa segala sesuatu menjadi berantakan dan bertambah buruk, Mungkin saat itulah Tuhan sedang melakukan "renovasi" dalam hidupmu. Sayangnya, ketika proses renovasi dilakukan, maka adalah suatu hal yang wajar kalau ada beberapa hal yang dihancurkan terlebih dahulu.  Hal-hal yang tidak enak akan datang ke dala...